NET SPECIAL LOKAL HARI ULANG TAHUN JAKARTA KE-494 THN 2021

setiap anggota yg check in mendapatkan special qsl card
4 HT UNDIAN DOOR PRICE
Malam ini..Special Net Lokal Jakarta Barat frek. 145.380 jam 19.30 s/d 21.00 WIB dalam rangka HUT DKI Jakarta ke-494.
Para pemenang doorprize sbb:
YD1DEC 1 unit HT
YD1HPZ 1 unit HT
YG1BAN 1 buah Hoodie
YD0OSC 1 buah Hoodie
YG1AAP 1 unit HT
YD1EHL 1 unit HT
Selamat untuk teman2 yang beruntung.

Special Thanks :
WARNA (Wanita Amatir Radio Indonesia)

Sponsor-Bp. Johannes Susanto – YB0FVV
Sponsor-Operator (YB0GG, YB0FVV, YB0CQ)
Rekan2 yang bertugas dalam pelaksanaan kegiatan ini :
Mohon maaf apabila ada kekurangan dan kesalahan dalam pelaksanaan kegiatan ini, sukses untuk ORARI Lokal Jakarta Barat.
Salam sehat untuk kita semua..73

Jakarta adalah ibu kota dan kota terbesar Indonesia. Terletak di estuari Sungai Ciliwung, di bagian barat laut Jawa, daerah ini telah lama menopang pemukiman manusia. Bukti bersejarah dari Jakarta berasal dari abad ke-4 M, saat ia merupakan sebuah permukiman dan pelabuhan Hindu. Kota ini telah diklaim secara berurutan oleh kerajaan bercorak India TarumanegaraKerajaan Sunda Hindu, Kesultanan Banten Muslim, dan oleh pemerintahan Belanda, Jepang, dan Indonesia.[1] Hindia Belanda membangun daerah tersebut sebelum direbut oleh Kekaisaran Jepang semasa Perang Dunia II dan akhirnya menjadi merdeka sebagai bagian dari Indonesia.

Jakarta telah dikenal dengan beberapa nama. Ia disebut Sunda Kelapa selama periode Kerajaan Sunda dan JayakartaDjajakarta, atau Jacatra selama periode singkat Kesultanan Banten. Setelah itu, Jakarta berkembang dalam tiga tahap. “Kota Tua Jakarta“, yang dekat dengan laut di utara, berkembang antara 1619 dan 1799 pada era VOC. “Kota baru” di selatan berkembang antara 1809 dan 1942 setelah pemerintah Belanda mengambil alih penguasaan Batavia dari VOC yang gagal yang sewanya telah berakhir pada 1799. Yang ketiga adalah perkembangan Jakarta modern sejak proklamasi kemerdekaan pada 1945. Di bawah pemerintahan Belanda, ia dikenal sebagai Batavia (1619–1949), dan Djakarta (dalam bahasa Belanda) atau Jakarta, selama pendudukan Jepang dan masa modern.

Sebagai pusat bisnis, politik, dan kebudayaan, Jakarta merupakan tempat berdirinya kantor-kantor pusat BUMN, perusahaan swasta, dan perusahaan asing. Kota ini juga menjadi tempat kedudukan lembaga-lembaga pemerintahan dan kantor sekretariat ASEAN. Jakarta dilayani oleh dua bandar udara, yakni Bandara Soekarno–Hatta dan Bandara Halim Perdanakusuma, serta tiga pelabuhan laut di Tanjung PriokSunda Kelapa, dan Ancol.

JAKARTA/BATAVIA